No Smoking

SMOKING…!?>{}@!?$?!?

Merokok…

Membahas dari kabar berita yang menyatakan bahwa MUI mengeluarkan Fatwa Haram Merokok yang kemudian didukung oleh Menkes, marilah kita telaah…

Mungkinkah Kegiatan Merokok Dapat Dihapuskan…

Merokok memang sudah menjadi budaya orang Indonesia, meski pun demikian kita dapat menelaah lebih lanjut tentang hal ini, terutama agar kita bisa mengintrospeksi diri kita dan memilih apa yang baik bagi diri kita, Merokok yang sebenarnya semua orang sudah tahu tentang bahayanya, namun tetap tidak ada pengurangan jumlah perokok, terutama di Indonesia, meskipun tidak ada satupun sponsor rokok yang menyarankan secara terang terangan agar orang Indonesia mengkonsumsi rokok buatan mereka, bahkan para produsen rokok selalu diwajibkan mencantumkan peringatan tentang bahaya merokok, namun hal ini lucu, mengingat tidak berkurangnya jumlah perokok, namun justru bertambah.

Namun, kita jangan melihat dari kebiasaan masyarakat, tapi marilah kita pilah – pilah mana yang baik bagi diri kita dan mana yang merugikan.

Telah banyak kajian kesehatan tentang akibat-akibat yang ditimbulkan dari merokok, mereka banyak menemukan penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh rokok, ada puluhan, bahkan mungkin sampai ratusan penyakit yang ditimbulkan olehnya. Namun itu adalah pendapat para ilmuwan kesehatan, sedangkan di dunia ini tidak hanya terdiri dari para ilmuwan saja, mereka yang bergerak dibidang lain juga ingin berpendapat, saat ini para Ulama’ / Kiyai ada yang berpendapat bahwa merokok itu haram dan ada yang berpendapat halal, namun kita tahu bahwa Nabi Muhammad tidak merokok semasa hidupnya dan Beliau juga tidak melarang umatnya untuk merokok.

Namun melihat kenyataan yang ada, maka secara akal/logika tidaklah mungkin untuk membebaskan Indonesia dari rokok, namun mengingat akibat yang telah ditimbulkan oleh rokok dan jiwa sosialisme untuk bertoleransi terhadap orang yang menghindari rokok, maka solusi yang paling tepat adalah, melakukan pelarangan merokok di Tempat – tempat umum, serta menyediakan tempat khusus  untuk merokok. dengan demikian maka akan terpelihara hak dan kebutuhan masing – masing individu, daripada harus melakukan pro kontra tentang 100% bebas asap rokok, karena untuk saat ini hal tersebut tidaklah mungkin dilakukan.

Sedangkan kita, sebagai manusia yang mempunyai akal fikiran, tentunya sudah tahu, mana yang seharusnya kita pilih…

Tulis sebuah Komentar